Thursday, August 18, 2005

Gone by the wind......

Setelah kubaca "artikel" Wind of change yang membuatku tertawa sendiri karena penyampaian bahasa penulis yang memakai beberapa kata yang menggelitik dan membuat bulu kuduk ku berdiri. Timbul beberapa opinion di dalam benak ku, antara lain :

1. Emot yang digambarkan disana terkesan sangat Gatek banget, jadi bete juga nih...,next time please jangan gitu-gitu banget lah yau...he...he..

2. Kok kesan komersil nya untuk product itu kayaknya kental banget, ada kompensasi khusus to ? ( Mbok yah dibagi-2 sama temen.... he...he...)

Dan Penulis menanyakan apa pendapatku mengenai sisi romantis nya ?, ini pertanyaan yang membuat ku berfikir keras..sebenarnya saat membaca pertama kali ada beberapa yang timbul dari pikiran ku tentang hal itu namun aku ragu untuk menjawabnya langsung karena situasinya sudah berbeda. Saat penulis membuat artikel itu saya berpendapat bahwa saat itu situasinya adalah masih terciptanya hubungan yang dekat dalam arti kita berkomunikasi secara lancar dan ringan namun dalam 2 minggu terakhir ini saya seperti kehilangan karakter penulis itu dan menjadi canggung dalam berkomunikasi. Saya yang dulu cuex menjawab setiap pembicaraan jadi tidak bisa lagi karena penulis nya sekarang kalau berkomunikasi ada kesan formal, dan itu sulit buat saya untuk berekspresi lagi. Juga jarangnya kita berbicara membuat saya jadi agak bingung, Ini drastis sekali.

But anyway, dari pada penasaran saya mau tanya juga deh untuk artikel tersebut :

1. Apa yang ingin digambarkan mengenai ilustrasi 2 org yang duduk di cafe itu ?
2. Aku suka tertulis ada tanggal lahirku, thats romantic.
3. "Sanez sumringah dan tersenyum lega...glk sambil mengusap-usap mebersihkan pipinya ", apakah artinya ?ada apa dg pipinya dan glk itu ?
4. Saat pertama kali di bali dulu salah satu yang membantu cari "employee search" adalah blackberry ini ta?
4. Di akhir artikel tertulis "don't worry yaa eMot, kamu tetap bisa menikmati partikel kegemaran mu itu. ", apakah yang dimaksud adalah partikel - kangen, seperti yang kamu tulis di paragraf sebelumnya ?. Tapi kenapa justru yang aku rasakan sekarang adalah partikel itu sendiri makin menghilangkan diri ?
5. Apakah mimpi mengenai pasir putih itu masih ada ?atau tinggal kenangan masa lalu ?

Itu aja yang bisa aku sampaikan, walaupun sebenarnya malu dan sungkan untuk membicarakannya karena untuk apa juga.....but this is negeri khayal, so boleh kan berkhayal..... :-)

Thx a lot to listening.....

???????????????????

Monday, August 15, 2005

Pssst...........

Ini ada satu lagi alasan bagi anda untuk berhenti merokok atau paling tidak menguranginya.
Setiap batang rokok biasanya baru habis sekitar 8 - 12 menit. Satu bungkus rokok berisi antara 12 - 20 batang. Bila kita ambil batas tengah : 10 menit/batang X 16 = 160 menit = 1 jam 40 menit. Maka sebanyak itulah waktu yang anda buang untuk menghabiskan satu bungkus rokok. Waktu ini terasa signifikan bila kantor anda (seperti juga banyak kantor lain) tidak memperbolehkan anda merokok sambil bekerja didalam ruangan.

Itu belum dihitung waktu yang dihabiskan mondar-mandir dari ruang kerja ke ruang rokok. Kita kira-kira saja sekitar 10 menit. Bila sekali merokok anda menghabiskan dua bantang, maka waktu yang terbuang at least 30 menit. Mari kita berhitung lagi bila anda dalam dua hari menyelesaikan satu bungkus rokok. Satu tahun 365 hari : 2 = 182.5 bungkus rokok ( 183 bks ). Perbungkus 16 batang, berarti 183 X 16 = 2.928 batang X 10 menit = 29.28 menit = 488 jam = 20 hari. Waktu ini ditambahkan dengan waktu yang dihabiskan untuk mondar-mandir dari dan ke smoking area: 10 menit X 1464 batang = 14.640 menit = 244 jam = 10 hari. Jadi selama setahun anda membuang waktu produktif sebanyak 30 hari !!.

So, STOP SMOKING AND CARE ABOUT YOUR LIFE !!!!!!!!

Thursday, August 11, 2005

Scientists see women's brains switch off during sex

Readers worried that their female partners may be faking it can now rest easy. As long you keep brain scanner close at hand in the bedroom, you’ll be able to find out if you really are the best, the best, the best, or whether she’s actually running through the shopping list ahead of your next trip to Safeways.

A group of researchers at the University of Groningen in the Netherlands – where else - scanned the brains of 13 women and 11 men as they were brought to orgasm by their partners. The resulting brain images were compared to images of the subjects’ brains while at rest.

Reuters reports that the researchers told a fertility conference today that when the women were experiencing a genuine humdinger of an orgasm, areas of the brain governing fear and emotion, such as the cortex, were deactivated. However, when the women faked orgasm, those areas stayed alert.

The results for men were less conclusive, with those areas linked to emotion and fear showing less de-activation during orgasm, while other areas showed more stimulation. This of course is no surprise at all - as it’s hard to super-impose Angelina Jolie/Brad Pitt/St Bob Geldof/Margaret Thatcher over your regular partner's visage without using at least some parts of your brain.

There was no mention of whether the results may have been affected by the fact the couples were being watched by a bunch of geeks in white coats while at least one partner had their head connected to a machine that goes bing. ®


By Joe Fay (joe.fay at theregister.co.uk)
Published Monday 20th June 2005 14:30 GMT
Original URL:
http://www.theregister.co.uk/2005/06/20/o_research/

Wednesday, August 10, 2005

It's not the End...Yet...But...(continue)

Just back from pipis...
I'd like to thanks to my dear friend eMot for being a friend @NegeriKhayal, and sorry if (just in case) i've to leave NegeriKhayal earlier. Hope you can carry-on to let NegeriKhayal a live.

Catch u latter, have to go now...it's about time to be an actor amateur for shotting...bye...for a while.

It's not the End...Yet...But...

Baru saja tiba dikantor, 8:25 AM. Sepanjang perjalanan dari rumah menuju kantor, aku berusaha mengatur nafas dan mendapatkan O2 yang bersih. Duuh, dada ku sebelah kanan dan tengah seperti terhimpit sesuatu. Setiap bernafas seperti ada yang tertarik keatas dari dada ku ini, apalagi kalau batuk...jadi kutahan sebisa mungkin batuk itu.

Untunglah aroma terapi Lampe-Berger juga tersedia di mobilku, jadi membantu ku untuk mendapatkan O2 yang bersih. Sesampainya di ruangan ku, segera kunyalakan Lampe-Berger yang juga ada diruanganku, kutahan pipis sebentar, kuhirup O2 murni itu, dan ....now..pipis...

Thursday, August 04, 2005

Heppi....Besdey......

Hari ini seorang sahabatku berulang tahun
entah yang keberapa :-)
Maunya sich malam kemarin tepat jam 24.00
aku mengucapkan selamat padanya, dan menjadi orang pertama
tapi sayang, dia dengan tanpa berdosanya tidur dan
kalau sudah tidur ada bom disebelahnyapun dia tidak akan bangun.

Padahal selain itu berhubung aku jauh darinya ( karena kalau
dekat pasti sudah aku kerjain habis-2an), jadi aku siapin
sebuah drama pendek untuk bikin dia kaget.
Baru tadi pagi kulaksanakan tapi entahlah apakah dia betul2
kaget atau cuma pura-pura kaget, anyway yang penting udah usaha
he...he..he..

Btw, Selamat Ulang tahun Sahabat dan aku akan selalu berdoa untuk
kebaikan yang terjadi di sepanjang hidupmu. Jangan lupa selalu
mengucap syukur atas apa yang telah kau terima dan menjadi orang yang
rendah hati. Amien

With Love.

Tuesday, August 02, 2005

Song: Layang-Layang


layang layang...
jauh tinggi melayang
adik sayang
wajahmu selalu terbayang

layang layang
melayang dilangit biru
abang saya aku rindu padamu

layang layang
jauh tinggi diawan
tali kupegang tak kulepaskan
walau jauh kau diseberang
siang malam kau terbayang

layang layang
layang layang yang kusayang
walau kau jauh
kau selalu tetap kukenang

layang layang
jauh tinggi diawan
tali kupegang tak kulepaskan
walau jauh kau diseberang
siang malam kau terbayang

layang layang
terbang dilangit tinggi
abang sayang
semoga berjumpa lagi

Singer(s) : Benyamin S. & Ida Royani